Eve – Dramaturgy
Eve – Dramaturgy

Eve – Dramaturgy

RomanjiKanjiEnglishBahasa Indonesia

Eve – Dramaturgy

Atama de wakatte wa nageita
Korogatteku yousu wo waratta
Sabishii to ka ai to ka wakannai
Ningen no katachi wa nagedashitanda

Kakae kirenai kotoba darake no sonzai shoumei wo

Kono chiisana heya kara derannai
Kidzuitara saigo nigedashitai
Bokura zenin enjiteitanda
End roll ni mukatte yukunda

Saa minna hisshi ni yaku wo enjite boukansha nante inai no sa

“Watashi” nante nai no
Doko ni datte inai yo
Zutto boku wa nanimono ni mo narenai de

Bokura ima saa saa kuraiatte
Enchousen surrender shite
Mayday awai aiso
Tarenagashi koto no aizou

Dramatic na tenkai wo dokka kitai shiten darou

Kimi mo YES YES iki wo nonde
Saihai wa soko ni anda
Headshot sawagu omoi mo
Sono kokoro uchinuite saa
Mada minu ito wo hiite kuromaku no odemashi sa
Sono me ni utsuru no wa

Furetara kowarete shimatta
Machigatteku yousu wo damatta
Bokura zenin muku de arimashita
Itsunomani yara kaibutsu ni nattanda

Sono subete wo koutei shinai to mae ni susumenai kai

“Maa kimi ni wa kitto muri nanda”
“Dakara kimi ni wa kitto muri nanda”
Itsu no ma ni yara gaiya ni itanda
Sonna gaya bakkari tobashite kitanda

Minna hisshi ni jibun wo mamotte sukui no te wo matteru no sa

Kangaetaku wa nai yo
Baka ni natte itai mon
Zutto boku wa nanimono ni mo narenai de

Dakara ima zensen jou ni tatte
Sono hata wa takaku matte
Ressei tayoru aibou
Kotoba sura hitsuyou nai yo

Dramatic na tenkai wa dot heat shiteku darou

Kimi mo YES YES iki wo nonde
Saikai wo chikaiatte
One chance shika nai boku no
Isshun wo kakeru no sa
Climax mitai na te ni ase wo nigiru no sa
Potsuri to naita

Kakushite kita honto wa doko ni mo nai
Waratte kita yatsura ni ibasho wa nai
Omoidashite poi tte shite kanjou wa nai
Nagashita namida riyuu nante nai

Yasashisa ni ondo mo kanjirarenai
Sashinobeta te ni utagai shika nai
Ana ga aite ai wa tarete shimai ni nattanda
Taoresou na boku wo nozokikondanda

Akiramekaketa hito no mae ni anta wa
Itsumo azawarau you ni odemashi sa
Kimi ni wa donna fuu ni mieterun dai
Kokyuu wo totonoete saa

Saa
Zutto boku wa nanimono ni mo narenaide

Bokura ima saa saa kuraiatte
Enchousen surrender shite
Meedee awai aiso
Tarenagashi koto no aizou

Dramatic na tenkai wo dokka kitai shiten darou

Kimi mo YES YES iki wo nonde
Saihai wa soko ni anda
Heddo shotto sawagu omoi mo
Sono kokoro uchinuite saa
Mada minu ito wo hiite kuromaku no odemashi sa

“Sono me ni utsuru no wa”

Eve – ドラマツルギー
 

頭でわかっては嘆いた
転がってく様子を嗤った
寂しいとか愛とかわかんない
人間の形は投げだしたんだ

抱えきれない 言葉だらけの存在証明を

この小さな劇場から出らんない
気づいたら最後逃げ出したい
僕ら全員演じていたんだ
エンドロールに向かってゆくんだ

さあ皆必死に役を演じて傍観者なんていないのさ

“ワタシ”なんてないの
どこにだって居ないよ
ずっと僕は 何者にもなれないで

僕ら今 さあさあ 喰らいあって
延長戦 サレンダーして
メーデー 淡い愛想
垂れ流し 言の愛憎

ドラマチックな展開をどっか期待してんだろう

君も YES YES 息を呑んで
采配は そこにあんだ
ヘッドショット 騒ぐ想いも
その心 撃ち抜いて さあ
まだ見ぬ糸を引いて
黒幕のお出ましさ
その目に映るのは

触れたら壊れてしまった
間違ってく様子を黙った
僕ら全員無垢でありました
いつのまにやら怪物になったんだ

その全てを肯定しないと前に進めないかい

『まあ君にはきっと無理なんだ』
「だから君にはきっと無理なんだ」
いつのまにやら外野にいたんだ
そんなガヤばっかり飛ばしてきたんだ

皆必死に自分を守って救いの手を待ってるのさ

考えたくはないよ
馬鹿になっていたいもん
ずっと僕は 何者にもなれないで

だから今 前線上に立って
その旗は高く舞って
劣勢 頼る相棒
言葉すら必要ないよ

ドラマチックな展開はドットヒートしてくだろう

君も YES YES 息を呑んで
再会を誓いあって
ワンチャンスしかない僕の
一瞬をかけるのさ
クライマックスみたいな
手に汗を握るのさ
ぽつりと鳴いた

隠してきた真実はどこにもない
嗤ってきた奴らに居場所はない
思い出してぽいってして感情はない
流した涙 理由なんてない

優しさに温度も感じられない
差し伸べた手に疑いしかない
穴が空いて愛は垂れてしまいになったんだ
倒れそうな僕を覗き込んだんだ

諦めかけた人の前にアンタは
いつも嘲笑うようにおでましさ
君にはどんな風に見えてるんだい
呼吸を整えて さあ

さあ
ずっと僕は 何者にもなれないで

僕ら今 さあさあ 喰らいあって
延長戦 サレンダーして
メーデー 淡い愛想
垂れ流し 言の愛憎

ドラマチックな展開をどっか期待してんだろう

君も YES YES 息を呑んで
采配は そこにあんだ
ヘッドショット 騒ぐ想いも
その心 撃ち抜いて さあ
まだ見ぬ糸を引いて 黒幕のお出ましさ

“その目に映るのは”

Eve – Dramaturgy

If only I hadn’t figured it out.
Laugh at myself while I stumble around.
Just can’t understand loneliness or love.
So I threw away this human form of mine.

But I’ll never throw away the line-filled proof that I’m still alive.
I’m trapped, suffocating on this tiny stage.
By the last act I realize I want to get away.
Every single one of us was performing.
Towards the ending credits we’re all running.

Hey, everyone, time to act our hearts out now that there’s nobody watching us.
There’s no such thing as “me” now.
Hard as you look, nowhere to be found.

I can’t remember a single role I was suited for.
Come on, everyone, let’s tear into each other.
It’s overtime, throw in the towel.
Mayday, etiquette out the window.

Our words piss away love and hate.
You’ve been hoping to get something dramatic out of this storyline.
Yes. Yes. You, too, suck in the oxygen.
The baton’s right over there.

Headshot these noisy thoughts.
Shoot out that beating heart.
Tug on the line you can’t see, and the man behind the curtain appears.
What do those eyes capture?
We break the moment that we’re touched.

Wrong about everything, we close our mouths.
All of us used to be so innocent.
But then somehow we were typecast as monsters.
If we can’t acknowledge all that’s happened, how will we ever move forward?

“Let’s be fair, it’s not like you could ever make it.”
“I really don’t know why you even bother trying.”
And then I found myself standing in the outfield.
I’d blown past all the nameless riff-raff to get here.
Everybody’s desperately waiting for the hand that will reach out to save them.

I don’t want to think about it.
I’d much rather play the idiot.
I can’t remember a single role I was suited for. And here I am. I’m on the front lines.
The flag dancing, raised up high.
Against the wall with fellow soldiers.

We don’t needs words to understand each other.
A story should be filled with all kinds of dramatic twists and turns.
Yes. Yes. You, too, suck in the oxygen.
Let’s make our vows anew.
I’ve only got one chance this time.

I’ll bet it all on this moment.
The climax is nearly here. My sweaty hand tight like a vice grip.

Alone I cry aloud.
The truth’s hid away and it can’t be found.
Those ridiculed don’t have a place to call home.
I try to remember, but no emotions come out.
Why am I crying when I don’t have a reason to?

I can’t feel the warmth of the weather or mankind.
I can’t help but steer clear of their helping hands.
Love keeps on oozing out of the open hole inside my chest.
An eye peers in at me as I feel I’m about to die.
You appear before those who’ve given up.
Always with that sneering face of yours.

I wonder how I must look to someone like you.
I bate my breath and clench my fists. Come on.
I can’t remember a single role I was suited for.
Come on, everyone, let’s tear into each other.

It’s overtime, throw in the towel.
Mayday, etiquette out the window.
Our words piss away love and hate.
You’ve been hoping to get something dramatic out of this storyline.
Yes. Yes. You, too, suck in the oxygen.

The baton’s right over there.
Headshot these noisy thoughts.
Shoot out that beating heart.
Tug on the line you can’t see, and the man behind the curtain appears.
What do those eyes capture?

Eve – Dramaturgy

Meratapinya meski sudah menyadarinya
Menertawakan ketika ada sesuatu terjatuh
Tanpa mengetahui arti kesepian atau cinta
Kita sudah lama meninggalkan bentuk manusia ini

Demi bukti keberadaan yang penuh kata-kata dan tak dapat ditahan

Kita tak dapat keluar dari teater yang kecil ini
Jika disadari, kita sebenarnya ingin melarikan diri
Masing-masing dari kita memainkan perannya
Dan terus pergi menuju akhir dari cerita ini

Semuanya memainkan peran dengan mati-matian meski tak ada penonton

Tak ada yang namanya “aku”
Tak peduli di mana pun kita berada
Aku takkan pernah bisa menjadi siapa pun

Sekarang kita memakan satu sama lain
Menyerahlah pada perang panjang ini
Mayday, dengan sedikit kebaikan hati
Kata-kata cinta dan benci pun meluap

Semuanya pasti menantikan perkembangan yang dramatis, iya kan?

Kau juga! YA! YA! Tariklah nafasmu
Ayunkan tongkat komando di sana
Headshot, termasuk pikiran kacau itu
Tembaklah hingga menembus ke hati
Tariklah benang yang tak terlihat itu
Hingga dalang di balik layar itu muncul
Yang terlihat di mata itu adalah…

Sesuatu dapat pecah ketika disentuh
Tapi kita hanya diam ketika disalahkan
Dulu kita adalah sosok yang tak bersalah
Tanpa disadari, kita telah menjadi monster

Jika tak bisa menerima semua itu, apakah kau tak bisa maju ke depan?

“Lagipula, kau pasti tak bisa melakukannya”
‘Karenanya kau pasti tak bisa melakukannya’
Tanpa disadari kita hanya menjadi penonton
Dengan menghilangkan suara tawa yang berisik

Semuanya melindungi diri dengan mati-matian sambil menunggu pertolongan

Aku tak ingin memikirkannya
Aku hanya ingin menjadi bodoh
Aku takkan pernah bisa menjadi siapa pun

Karenanya sekarang mari berdiri di depan
Mengibarkan bendera dengan tinggi
Teman rendahan yang bisa diandalkan
Tak perlu untuk mengucapkan kata-kata

Perkembangan yang dramatis pasti akan mencapai titik panasnya, iya kan?

Kau juga! YA! YA! Tariklah nafasmu
Mari kita berjanji untuk bertemu lagi
Karena aku hanya punya satu kesempatan
Aku akan mempertaruhkan saat-saat ini
Bagai cerita yang mencapai klimaks
Aku menggenggam tangan yang berkeringat
Aku menangis seorang diri

Kebenaran yang tersembunyi tak dapat ditemukan
Tak ada tempat untuk mereka yang menertawakan
Aku membuang kenangan dan tak punya perasaan
Tak ada alasan untuk air mata yang mengalir

Kehangatan dari kebaikan tak dapat dirasakan
Hanya ada keraguan dari tangan yang menggapai
Cinta yang tergantung telah meninggalkan lubang
Sementara mengintip diriku yang seakan terjatuh

Di hadapan orang-orang yang hampir menyerah
Kau selalu muncul seolah tersenyum dengan lebar
Bagaimanakah penampilanku jika di hadapanmu?
Tenangkanlah nafasmu sebentar

Sekarang
Aku takkan pernah bisa menjadi siapa pun

Sekarang kita memakan satu sama lain
Menyerahlah pada perang panjang ini
Mayday, dengan sedikit kebaikan hati
Kata-kata cinta dan benci pun meluap

Semuanya pasti menantikan perkembangan yang dramatis, iya kan?

Kau juga! YA! YA! Tariklah nafasmu
Ayunkan tongkat komando di sana
Headshot, termasuk pikiran kacau itu
Tembaklah hingga menembus ke hati
Tariklah benang yang tak terlihat itu
Hingga dalang di balik layar itu muncul

“Yang terlihat di mata itu adalah”